Menjaga Kreativitas Di Tengah Pandemi

0
42

Tenggarong – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tenggarong yang telah ditetapkan sebagai lapas produksi dalam bidang meubel di tahun 2018 oleh Dirjen PAS. Sejak saat itu kegiatan bengkel kerja Lapas Tenggarong pun semakin memperlihatkan eksistensinya, baik dari sisi kualitas dan ragam produk yang telah dibuat atau pun dijual dan masuk dalam Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Target PNBP tahun 2021 sebesar Rp 25 juta dan per Agustus ini kami telah menyetor PNBP sebesar Rp 12,48 juta,” ujar Kasi Giatja Lapas Tenggarong, Jumari Suwandoko, Jumat (3/9/2021).

Sementara itu Kasubsi Giatja Zairin Zain mengatakan bahwa untuk pemesan meubel produksi dari warga binaan Lapas Tenggarong tidak hanya sekitar wilayah Tenggarong, namun juga sudah merambah ke luar daerah bahkan ke pulau Jawa.

“Hampir di tiap bulan terdapat pemesan dari pulau Jawa, khususnya kursi lipat yang menjadi produk andalan dari Lapas Tenggarong,” ungkapnya.

Lanjut Zairin bahwa kendala yang dihadapi dalam proses produksi adalah ruang produksi yang sudah tidak representatif dan hal ini juga disebabkan karena kondisi luas bangunan kantor dan sarana penunjang Lapas Tenggarong sekitar 144 meter persegi. Namun dengan kondisi tersebut pihak pekerja tetap semangat untuk memproduksi. Humas lapas Tenggarong

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here