Dalam rangka menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan wujudkan zona integritas, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Kaltim berkunjung ke Lapas Tenggarong, Kamis (15/7/2021).

Kalapas Tenggarong Agus Dwirijanto yang menerima langsung kunjungan Kadiv Pas mengucapkan terima kasih atas kunjungan ini, karena ini juga sekaligus menjadi

penyemangat bagi jajaran Lapas Tenggarong dalam wujudkan program tersebut.

“Saya selaku pimpinan mengucapkan terima kasih kepada bapak Kadiv Pas yang telah menyempatkan diri berkunjung ke Lapas Tenggarong, bagi kami ini adalah penyemangat bagi jajaran kami untuk wujudkan zona integritas,” ujarnya.

Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh pejabat struktural dan Ketua Pokja WBK dilaksanakan di aula Lapas Tenggarong dan dalam suasana keakraban, serta tetap menerapkan protokol kesehatan.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Jumadi menyampaikan, bahwa kunjungannya kali ini sebagai bentuk agenda penguatan internal oleh Divisi Pemasyarakatan kepada unit pelaksana teknis yang saat ini masuk dalam Tim Penilai Internal Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM.

“Kunjungan ini sebagai bentuk penguatan internal bagi UPT yang masuk dalam Tim Penilai Internal oleh Itjen Kemenkumham termasuk diantaranya Lapas Tenggarong,” tuturnya.

Dalam paparannya, Jumadi menekankan pentingnya kerjasama tim kelompok kerja yang telah dibentuk oleh Lapas Tenggarong, peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan yang tanpa biaya, dan tidak kalah pentingnya adalah terjaga sinergitas antara Lapas Tenggarong dengan para pihak terkait, seperti APH dan rekan-rekan media.

Sementara itu, Ketua Pokja IV Ade Hari Setiawan menegaskan, bahwa kami seluruh jajaran Lapas Tenggarong siap mewujudkan Lapas Tenggarong sebagai Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di wilayah Kalimantan Timur.

“Kami di Lapas Tenggarong siap wujudkan zona integritas di lapas tenggarong dengan memberdayakan segala potensi dan SDM yang ada,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ka. KPLP Lapas Tenggarong.

Di akhir kegiatan, Kadiv Pas kembali mengingatkan 3 kunci pemasyarakatan maju dan senantiasa menjaga kondusifitas keamanan Lapas Tenggarong yang sudah berjalan baik ini.

“Jangan sampai akibat terjadi pelanggaran layanan pemasyarakatan dapat menyebabkan gagalnya Lapas Tenggarong memperoleh predikat wilayah bebas dari korupsi (WBK),” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here