Sebanyak 98 Santri Lapas Kelas IIA Tenggarong Ikuti Ujian Diniyah

0
90

Sebanyak 98 Santri Lapas Kelas IIA Tenggarong Ikuti Ujian DiniyahSebanyak 98 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tenggarong ikuti ujian diniyah yang diselenggarakan di Masjid Taubatan Nasuha Lapas Tenggarong mulai Kamis (17/2). Ujian ini digelar untuk mengetahui tingkat pemahaman dan capaian pembelajaran sebagai evaluasi sekaligus melakukan penilaian terhadap santri Pesantren Taubatan Nasuha.

Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik, Ahmad Harnadi, mengatakan hasil ujian ini akan dilakukan analisis terhadap hasil yang dicapai seluruh santri. “Ujian tersebut diharapkan memberikan gambaran kepada kami, apakah diperlukan perbaikan kurikulum pembelajaran atau tidak,” ujarnya saat memantau langsung pelaksanaan ujian.

Ujian diniyah ini dijadwalkan selama tiga hari mulai tanggal 17-19 Februari 2022 dengan materi ujian meliputi fiqih, akhlak, tauhid, dan ilmu tajwid, sedangkan khusus ujian tahfidzul qur’an bagi santri yang juga ikut program hafalan akan dilakukan pada bulan Maret 2022.

Apraja, salah satu WBP yang mengikuti ujian diniyah, mengungkapkan ini kali kedua dirinya mengikuti ujian selama menjadi santri Pesantren Taubatan Nasuha. “Selain mengikuti ujian diniyah, saya juga mempersiapkan diri untuk ujian tahfidzul qur’an nanti,” ujarnya.

Dengan adanya pesantren di dalam Lapas ini diharapkan WBP yang menjadi santri dapat pula menjadi agen-agen kebaikan bagi rekannya sesama WBP serta bagi masyarakat dan keluarganya jika sudah bebas nanti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here